Bagi orang tua tentunya akan merasa sedih jika dalam proses tumbuh kembang anak mengalami gangguan. Untuk gangguan pertumbuhan ini bisa beraneka macam seperti gangguan pada pertumbuhan anak atau yang dikenal dengan istilah stunting. Stunting sendiri menjadi salah satu masalah yang banyak dialami anak dalam masa perkembangannya, sehingga bagi orang tua sangat penting mengetahui apa saja penyebabnya.

Mengetahui dari awal akan penyebab anak mengalami stunting bisa menjadi pencegahan awal yang efektif dan terbaik. Dengan pencegahan dari awal tentunya akan banyak anak terselamatkan dari stunting sehingga proses tumbuh kembangnya bisa maksimal. Sebelum mengetahui apa saja yang menjadi penyebab anak mengalami stunting, kenali juga anak yang mengalami stunting seperti ciri-ciri berikut.

stunting
stunting
  1. Pada anak perempuan bisa dilihat dari perkembangan tubuh anak yang tidak biasa, selain itu waktu anak mengalami menstruasi pertama yang telat juga bisa menjadi cirinya.
  2. Memiliki postur tubuh yang pendek dibandingkan dengan anak seusianya, pertumbuhan pada tinggi badan anak juga akan cenderung lambat.
  3. Mengalami kondisi pada berat badan yang cenderung menurun, dan ini sesuai dengan pertumbuhan tinggi badannya yang lambat
  4. Selain pada tubuh, stunting juga terlihat pada pertumbuhan gigi anak yang lambat.
  5. Anak yang mengalami stunting juga mudah terkena berbagai serangan penyakit seperti infeksi atau yang lainnya.
  6. Anak lebih cenderung pendiam dan tidak mau bergaul dengan anak seusianya. Bahkan anak lebih suka menyendiri, jika pun bermain tidak berani untuk kontak mata langsung dengan teman seusianya.
  7. Stunting juga berpengaruh pada minat dalam belajar anak yang kurang serta jika belajarnya kurang fokus.

Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri anak yang mengalami stunting selanjutnya ketahui pula apa saja yang bisa menjadi penyebab dari anak mengalami stunting.

  1. Asupan gizi saat kehamilan. Bagi seorang ibu hamil yang kekurangan asupan gizi selain berdampak pada dirinya sendiri, lebih parah lagi juga berdampak pada bayi dalam kandungan. Kekurangan nutrisi saat hamil ini menyebabkan terhambatnya pertumbuhan anak saat sudah dilahirkan. Lebih parah lagi hal ini bisa terus terjadi sampai anak dewasa kelak jika tidak langsung ditanggapi dengan serius. 
  2. Adanya gangguan mental pada ibu hamil. Saat kondisi hamil selain kekurangan dari asupan nutrisi, adanya gangguan mental pada ibu hamil juga bisa menjadi penyebab lainnya. Gangguan pada mental ibu hamil bisa merambat pada hal lainnya sehingga menjadi penyebab pertumbuhan bayi yang bermasalah.
  3. Kebutuhan gizi yang tidak seimbang saat sudah dilahirkan. Sesudah lahir anak juga bisa mengalami stunting jika tidak mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Asupan gizi yang tidak seimbang ini bahkan menjadi faktor utama anak-anak yang mengalami stunting. Dari itu pemberian ASi eksklusif pada anak ditambahkan dengan MPASI yang berkualitas bisa menjadi solusi untuk memberikan asupan gizi seimbang pada anak, seperti dengan memberikan produk terbaik dari Nutricia.
  4. Akses air bersih yang kurang dan sanitasi yang buruk. Memiliki masalah dengan lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya seperti dengan adanya sanitasi yang buruk dan akses air bersih yang kurang juga bisa menjadi penyebab lainnya anak mengalami gangguan pada pertumbuhannya. Faktor lingkungan atau tempat tinggal ini menjadi tempat anak untuk bisa tumbuh maksimal sehingga jika sanitasinya jelek ditambah dengan akses air bersihnya yang kurang maka akan berdampak pada pertumbuhan anak.